Tips-Backpacker-Ke-Gili-Ketapang - Tips Backpacker Ke Gili Ketapang - paket wisataBackpacker Ke Gili Ketapang – Liburan cuma sehari dan bingung mau ke mana? Cobain pergi ke Gili Ketapang yang ada di Probolinggo, Jawa Timur. Dekat dan murah meriah.

Merasakan surga tanpa harus merasakan kematian, bukan dalam arti sebenarnya, bisa kita lakukan dengan cara menikmati alam pemberian Tuhan ini. Alam ini adalah salah satu surga yang diberikan oleh Tuhan untuk kita nikmati dan rawat. Agustus lalu, meski dengan modal uang pas pasan, tak menghalangi niat untuk mengunjungi kembali Pulau Gili Ketapang di Probolinggo, Jawa Timur setelah 2 tahun yang lalu saya nekat seorang diri berkunjung ke sana.

1. Mengangkut Sayur Demi Menghemat Biaya

Jalan satu satunya untuk menuju Pulau Gili harus melalui Dermaga Tanjung Tembaga terlebih dahulu karena akses satu-satunya hanyalah menggunakan perahu angkutan umum yang digunakan warga Pulau Gili untuk menuju Probolinggo. Dan perjalanan ke Pulau Gili saya berhasil mendapat bonus tumpangan gratis, meski saya harus bantu angkat sayur ke atas kapal, tak apalah yang penting bisa menghemat uang saku.

Perjalanan dimulai dari jam 05;00 pagi. Karna pada waktu tersebut banyak warga Gili yang pergi ke pasar. Ini salah satu momen yang pas untuk mendapatkan tumpangan gratis. Perjalanan ke Gili berjalan dengan lancar karena ombak saat itu sedang tenang.

2. Icip-icip Kuliner Khas Pulau Gili, Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

Hal pertama yang harus dicari di Pulau Gili Ketapang yaitu sarapan pagi! Tak ada ayam goreng, burger maupun pizza di sini. Hanya ada nasi khas Pulau Gili. Sepintas sama dengan nasi bumbu balado, namun di sini lebih dominan dengan cita rasa khas pesisir Pulau Madura, lebih banyak menggunakan ikan laut sebagai menu andalannya.

Kuliner nasi merah dengan lauk ikan laut akhirnya menjadi penolong perut keroncongan kami. Cukup dengan harga Rp5000,- harga yang tak akan ditemukan lagi di kota metropolitan untuk makanan semewah ini. Untuk mendapatkan seporsi makanan ini hanya ada satu warung yang menjual di Pulau Gili tepatnya di depan masjid paling ujung timur di Pulau Gili di jalan menuju petilasan Syaikh Maulana Malik Ibrahim dan Goa Kucing.

3. Tak Perlu Membawa Tenda atau Buat Bivak Karena Ada Penginapan Gratis di Sana!

Perut sudah terasa kenyang dengan satu piring nasi merah khas gili saatnya kita bertiga mencari lokasi untuk beristirahat sejenak untuk membuang penat. Pada awalnya kedua teman baru saya ingin mencari tempat untuk camp ground semalam karena mereka dari rumah sudah lengkap dengan peralatan tenda di carriernya. Saya lupa memberitahu mereka jika kita bisa menginap di petilasan Goa Kucing. Disana sudah disedakan tempat gratis untuk peziarah, cukup nyaman untuk menghilangkan penat.

Fasilitas yang disediakan di penginapan peziarah petilasan cukup nyaman meskipun tak senyaman bermalam di hotel kelas melati. Disini disediakan air mandi dan ruangan dengan alas tikar dari pandan dan listrik yang hanya hidup dari jam 5 sore sampai jam 6 pagi, untuk kontribusi kita hanya cukup memberikan sumbangan seikhlasnya di kotak amal yang ada di petilasan. Jika sedang beruntung saat ada peziarah kita juga bisa dapat makanan gratis.

4. Berkunjung ke Petilasan Goa Kucing, Bersua dengan Kucing Gaib

Pulau Gili menyimpan banyak misteri yang masih belum banyak terungkap salah satunya ada tempat yang dikeramatkan oleh warga sekitar Gili bahkan dari luar pulau. Bagi kamu yang suka dengan hal- hal misteri, mistik, legenda Pulau Gili adalah salah satu tempat yang cocok untuk sekedar berburu misteri, siapa tahu kalian mengidolakan”Indiana jones, Scobedooy, atau tin-tin”.

Tertarik bepergian backpacker Gili Ketapang ? ayo ikut program JadiPergi sekarang juga.