sarangan - Telaga Sarangan, Pesona Alam Sejuk Lereng Gunung Lawu - paket wisata
Telaga Sarangan di Pesona Air di ketinggian

          Apabila Sobat JP familiar dengan sejuknya alam Bedugul di Bali, maka Sobat bisa mendapatkan momen yang serupa di Jawa Timur, tepatnya di Telaga Sarangan yang terletak di lereng Gunung Lawu. Telaga Sarangan juga dikenal sebagai Telaga Pasir, berupa telaga yang berada di ketinggian 1.200 mdpl dalam area geografis Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan Jawa Timur. Telaga ini dapat ditemui setelah menempuh jarak sekitar 16 km menuju arah barat kota Magetan. Telaga ini tergolong unik karena memiliki luas hingga 30 hektare dan kedalaman telaga mencapai 28 meter. Sensasi segar telaga berkombinasi dengan pemandangan pegunungan yang natural pasti mampu menyegarkan pikiran Sobat JP kembali.
Udara yang segar dan bersih pasti bisa membuat destinasi ini cocok untuk Anda yang telah lelah dengan rutinitas sehari-hari. Tidak heran apabila para pengunjung dari kota besar memilih Telaga Sarangan untuk menghabiskan waktu bersama orang bersayang. Terdapat banyak fasilitas di Telaga Sarangan, mulai dari penginapan, menu makanan yang melimpah dari berbagai outlet, hingga water games. Suhu rata-rata Telaga Sarangan berkisar di antara 15o hingga 20o, sangat nyaman untuk berlibur atau sekedar melepas penat kegiatan sehari-hari.
Apabila Sobat JP adalah pecinta kuliner, maka Telaga Sarangan juga merupakan tempat yang tepat untuk Sobat JP sekalian. Pada destinasi wisata tersebut, terdapat berbagai macam warung yang menyediakan berbagai macam menu makanan spesial yang unik dan enak. Meski begitu, harga yang ditawarkan cukup terjangkau untuk para wisatawan. Selain dapat menikmati berbagai menu di Telaga Sarangan, para wisatawan dapat menikmati permainan air yang tersedia.
Untuk para wisatawan yang menyukai kegiatan yang memacu adrenalin, tidak ada salahnya untuk mencoba berbagai water games yang disediakan. Harga untuk wahana yang ada juga terjangkau, sehingga dapat dinikmati sendiri maupun bersama keluarga. Tersedia speedboat dan kapal cepat untuk menjelajahi telaga yang memiliki luas 30 hektare tersebut. Tertarik untuk mencobanya sobat?

8926_ada-naga-di-telaga-sarangan - Telaga Sarangan, Pesona Alam Sejuk Lereng Gunung Lawu - paket wisata
Telaga Sarangan, Kaki Gunung Lawu

Di antara keindahan dan kenyamanan yang disajikan oleh alam Telaga Sarangan, terdapat mitos yang dipercayai oleh warga sekitar terkait sejarah asa usul Telaga Sarangan. Diceritakan bahwa Telaga Sarangan sebenarnya terbentuk dengan cara yang gaib diiringi cerita mistis. Telaga tersebut berawal dari sepasang suami istri bernama Kyai dan Nyai Pasir, yang berdoa kepada Sang Hyang Widhi untuk mendapatkan keturunan. Pasangan tersebut telah lama menikah, namun tidak kunjung mendapatkan keturunan. Kedua orang tersebut akhirnya memutuskan untuk bersemedi kepada Sang Hyang Widhi demi tujuan mereka. Lahirlah Joko Lelung, sebagai bentuk dikabulkannya semedia yang dilakukan oleh pasangan tersebut. Setelah mendapatkan keturunan, keduanya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.
Kyai dan Nyai Pasir memenuhi kebutuhan dengan berladang dan berburu. Namun karena terlalu keras bekerja, mereka kelelahan dan mulai merasakan kesusahan dalam hidup. Kemudian pasangan tersebut memutuskan untuk bersemedi agar diberi kesehatan dan umur panjang. Karena kegigihan mereka, Sang Hyang Widhi mengabulkan permintaan mereka dan menyuruh pasangan tersebut untuk memenuhi syarat agar keinginannya terwujud. Kali ini mereka diminta untuk menemukan sebuah telur di ladang mereka dan memakannya. Pasangan tersebut akhirnya menemuan telur yang dimaksud dan segera membawa telur tersebut ke rumah untuk segera dimasak dan disantap bersama demi keinginan mereka.
Setelah mereka memakan telur yang dimaksudkan, mereka lantas pergi ke ladang untuk kembali bekerja. Namun tiba-tiba badan Kyai dan Nyai Pasir mengalami gatal yang amat sangat parah. Bahkan mereka sampai menderita luka di seluruh badan mereka. Lama kelamaan kedua orang tersebut berubah menjadi naga berukuran besar. Keduanya menggeliatkan diri di pasir, yang kemudian memunculkan cekungan yang menyemburkan air yang cukup deras. Air tersebut pun lambat laun memenuhi cekungan yang mereka buat. Tersadar akan kekuatan yang mereka miliki, mereka berdua berniat jahat untuk membentuk cekungan yang lebih besar untuk menenggelamkan Gunung Lawu. Namun, putra mereka, Joko Lelung berniat untuk menghentikan orang tua mereka, yang kemudian melakukan semedi untuk membuat kedua orang tuanya sadar.
Semedi Joko Lelung pun dikabulkan oleh Sang Hyang Widhi, yang kemudian membuat kedua orang tuanya tersadar dan berhenti membuat cekungan. Konon sampai saat ini masyarakat percaya bahwa Telaga Sarangan dijaga oleh dua ekor naga perwujudan Kyai dan Nyai Pasir. Sedangkan ada pulau kecil di telaga ini yang dipercaya dihuni oleh orang suci yang menunggangi seekor harimau putih. Pada pulau tersebut terdapat 3 makam orang sakti, yaitu Syech Mundur, Nyai Ramping, dan Joko Lelono. Demikian misteri Telaga Sarangan yang dipercaya oleh masyarakat sekitar hingga saat ini.

Jadi kapan Sobat JP mau mampir ke Telaga Sarangan? Ga bakal nyesel deh buat lepas penat keseharian kalian!