Madakaripura-899x1024 - Madakaripura, Air Terjun di Tengah Indahnya Tebing Batu - paket wisata
Pesona Air Terjun di antara Tebing Batu – Bromo

Bromo, Pesona Unik Jawa Timur Wisata Jawa Timur seperti tak pernah habis untuk dieksplor. Mulai dari laut, pantai, hingga dataran tingginya dapat ditemukan tempat yang dapat dijadikan objek wisata yang indah. Bagi para penikmat travelling dan adventure ada salah satu objek wisata yang dapat dinikmati di  Jawa Timur, yaitu Air Terjun Madakaripura. Air terjun yang elok ini, berada pada himpitan tebing batu yang tinggi dan indah. Tebing tersebut mengitari areal air terjun, menyajikan pemandangan yang sangat eksotis, menghadirkan ruang yang Nampak seperti dilindungi dari sinar matahari. Letak geografis air terjun Madakaripura sendiri berada di lereng kaki Gunung Bromo Tengger. Tempat yang sangat ekslusif dengan alam yang sangat natural, asri, dan indah.

      Keelokan air terjun Madakaripura telah dikenal wisatawan asing. Mulai dari turis China, Jerman, Jepang, Malaysia, Arab dan negara-negara lain. Ceruk yang terbentuk meneteskan air layaknya hujan, tampilan alam sekitar menampilkan pemandangan bukit dengan nuansa gemricik air yang merdu. Air Terjun Madakaripura bertempat di Desa Negororejo Dusun Branggah, tepatnya di kecamatan Lumbang yang termasuk pada Kabupaten Probolinggo. Ketinggian air terjun Madakaripura mencapai 200 meter, sehingga menjadikan Madakaripura air terjun tertinggi di Jawa, dan tertinggi kedua setelah setelah air terjun yang ada di Sumatera Utara yaitu air terjun Sigura-gura.

        Selain menjadi objek wisata yang menarik di Jawa Timur, air terjun Madakaripura dipercaya memiliki sejarah yang berkaitan dengan Patih Gajah Mada. Masyarakat percaya bahwa air terjun ini merupakan tempat terakhir Patih Gajah Mada sebelum menghilang saat melakukan semedi/pertapaan. Di air terjun Madakaripura, diceritakan Patih Gajah Mada bersemedi di gua yang terletak di bagian ujung dari air terjun. Tempat ini juga dipercaya merupakan tempat dimana Patih Gaja Mada mengucapkan sumpahnya yang terkenal sebagai Sumpah Palapa. Sumpah tersebut merupakan sumpah Patih Gajah Mada untuk menyatukan nusantara, dengan syarat untuk tidak akan memakan buah palapa hingga tujuannya berhasil. Atas tindakan tersebut sebagian masyarakat meyakini Patih Gajah Mada layak dianggap sebagai pahlawan yang patriotis dan juga nasionalis.

    Goa tempat bertapa Patih Gajah Mada dapat diakses apabila para wisatawan melewati kolam air sedalam 7 meter dengan luas kurang lebih 25 meter persegi. Arus kolam tersebut cukup deras sehingga disarankan untuk tidak bermain di kolam apabila tidak mampu berenang atau menguasai medan. Aura mistis tidak lepas dari air terjun Madakaripura, sehingga pengunjung disarankan untuk tidak memiliki niat buruk ketika mengunjungi tempat tersebut. Pengunjung juga disarankan untuk meninggalkan tempat tersebut sebelum jam 14.00 karena selain jalan kembali yang cukup jauh, pengunjung perlu memperhatikan debit air yang kemungkinan naik apabila terjadi hujan.

            Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak fasilitas yang disiapkan untuk para pengunjung mulai dari warung makan hingga mushola. Pengunjung diharapkan mempersiapkan diri dengan kebutuhan personal dan alat yang dibutuhkan selama perjalanan yang cukup berat. Sediakan alas kaki yang cocok untuk kondisi jalan yang licin dan berbatu, kemudian siapkan baju untuk menghindari basah pada baju yang Sobat JP kenakan. Sobat JP juga bisa membawa jas hujan mengingat track yang akan dilalui mayoritas berhubungan dengan air. Sobat JP tidak perlu khawatir, semua rasa lelah akan terbayarkan dengan keindahan alam yang disuguhkan air terjun Madakaripura. Pastikan Air Terjun Madakaripura masuk dalam list trip favorit Sobat JP ya!

Jangan Panik! Berikut Cara Menanggulangi Hipotermia
3 Menu Makanan Khas dan Unik Wisata Bromo