Cheng Ho

 

JadiPergi – Klenteng Sam Po Kong berdiri megah di kawasan Gedung Batu, Kecamatan Semarang Barat, menjadi saksi sejarah perjalanan etnis Tionghoa di Kota Semarang, Jawa Tengah. Klenteng itu adalah peninggalan sejarah perjalanan musafir dari Tionghoa beragam Islam bernama Sam Po Tao Lang atau dikenal pula dengan nama Sam Po Tay Djien. Namun, orang lebih akrabdengan sebutan Laksamana Cheng Ho.
Memang sejak dulu bangsa Tionghoa dikenal gemar berpetualang tak terkecuali Laksamana Cheng Ho. Motif utama penjelajahannya, menurut buku yang ditulis oleh sejarawan istana Dinasti Qing adalah melacak keberadaan Jianwen, kaisar kedua Dinasti Ming yang dikudeta oleh pamannya yang bernama Zhu. Selain itu maksud lain penjelajahannya adalah  untuk memamerkan serdadu kepada negara lain agar tunduk membayar upeti sebagai bentuk pengakuan terhadap supremasi China.
Menurut sejarah, kelenteng tertua sekaligus yang terbesar di Semarang ini menjadi tempat berteduh dan tempat tinggal sementara Laksamana Cheng Ho saat harus “terpaksa” merapat ke pelabuhan pada tahun 1416. Saat itu, nahkoda kapalnya Ong Keng Hong, sedang sakit keras.
Sebuah goa batu dijadikan tempat istirahat bagi Laksamana Cheng Ho dan di sana pula Ong Keng Hong diobati. Kondisi Ong Keng Hong mulai bersangsur membaik setelah dirawat oleh beberapa awak kapal yang menetap bersama warga Simongan. Setelah Ong Keng Hong sembuh, Cheng Ho kembali berlayar dan melanjutkan misi perdamaian dan perdagangan, meski tanpa Ong Keng Hong.
Pada akhirnya Ong Keng Hong menetap di Simongan. Bersama warga Siongan, dia bercocok tanam dan membangun rumah. Usaha sang nahkoda  pun berbuah manis. Simongan menjadi daerah yang terus berkembang dan menjadi makmur. Walaupun sudah diselimuti kesuksesan, tak serta merta Ong Keng Hong melupakan jasa bosnya dahulu.
Ong Keng Hong dan awak kapal lainnya yang menetap juga selalu menceritakan sosok Cheng Ho yang berani serta bijaksana. Cerita Ong Keng Hong tentang Cheng Ho mendapat sambutan positif oleh warga sekitar. Bersama-sama, mereka membuat simbol penghormatan untuk Laksamana Cheng Ho di salah satu goa yang disebut Gedung Batu. Simbol tersebut kemudian disempurnakan menjadi Klenteng Sam Poo Kong.
klenteng-sam-po-kong-laksamana-muslim-cheng-ho-semarang-kuil-2-1024x686 - Jejak Laksamana Cheng Ho di Semarang - paket wisata

Saat ini SamPoo Kong selain menjadi tempat ibadah, juga dibuka sebagai tempat wisata bagi umum. Tempat yang didominasi oleh warna merah ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi ketika kamu di Semarang.