Gunung Batok, Romansa Bromo di Balik Indahnya Pemandangan

          Memilih wisata alam Gunung Bromo untuk berlibur berarti Sobat JP menyiapkan diri untuk disuguhkan berbagai keindahan alam yang ada di area tersebut. Begitu banyak spot yang dapat dieksplor di taman wisata Gunung Bromo, mulai dari keindahan ‘Sunrise’ yang dapat dinikmati di puncak Gunung Penanjakan hingga pemandangan bukit Teletubbies. Terlebih nuansa alam dan budaya yang cukup kental dapat dirasakan di wisata yang dekat dengan wilayah pemukiman penduduk Tengger.

          Salah satu spot yang dapat dijadikan pengalaman menarik adalah Gunung Batok. Gunung Batok terletak di dekat kawah Gunung Bromo, dan masih satu area dengan Pura Luhur Poten. Para wisatawan akan melalui Gunung Batok ketika berjalan menuju Kawah Bromo. Wisatawan akan mendapati gunung Batok berada di sebelah kanan Pura Luhur Poten yang sejalan dengan jalan setapak menuju kawah Bromo.

Areal-Pegunungan-Tengger - Gunung Batok, Romansa Bromo di Balik Indahnya Pemandangan - paket wisata
Wisata Gunung Bromo – Areal Pegunungan Tengger

          Pada wisata gunung Bromo yang termasuk dalam wilayah Pegunungan Tengger, terdapat lima gunung yang bisa menjadi opsi untuk dikunjungi dengan . Selain itu masih terdapat beberapa gunung lain yang menjadi satu kawasan di sekitar kalderanya. Menurut sejarah, kawasan gunung-gunung ini terbentuk dari dua gunung Strato Volcano yang muncul berimpitan satu sama lain dan terbentuk dari lapisan andesite dan batuan basaltic. Gunung ini akhirnya membentuk Gunung Tengger yang menjadi  gunung terbesar dan tertinggi di Pulau Jawa.

          Yang menjadi poin menarik Gunung Batok adalah jalur trekking yang cukup menantang. Bagi para wisatawan yang suka berjelajah dan melakukan trekking, maka jalur menuju puncak Gunung Batok bisa jadi pilihan ketika berlibur ke wisata Gunung Bromo. Pemandangan yang disuguhkan dari puncak Gunung Batok tidak kalah cantik dengan spot puncak lainnya. Para wisatawan akan mendapatkan sudut yang bagus untuk foto dengan background Pura Luhur Poten di kiri dan Kawah Bromo di kanan.

          Fasilitas wisata di kawasan Gunung Batok memang belum tersedia, termasuk peralatan hiking maupun pendakian. Namun untungnya, wisatawan masih bisa menginap dan menyewa kendaraan yang disediakan warga di sekitar kaki gunung Batok.

gunung-batok - Gunung Batok, Romansa Bromo di Balik Indahnya Pemandangan - paket wisata
Gunung Batok, Destinasi untuk Para Trekker

          Spot Gunung Batok memang tidak seramai jalan menuju kawah Bromo karena memang perlu persiapan khusus sebelum mendaki ke puncak Gunung Batok. Keseruan dan keindahan pemandangan dari atas Gunung Batok cukup untuk melupakan rasa lelah selama perjalanan menuju puncaknya. Disarankan apabila wisatawan ingin berjalan menuju puncak Gunung Batok ditemani oleh yang sudah berpengalaman dan memahami medan jalan sehingga tetap aman dan nyaman.

1-1 - Gunung Batok, Romansa Bromo di Balik Indahnya Pemandangan - paket wisata
The Beauty of East Java, Bromo Sunrise – Sunset. International Favorite Destination

          Di balik keindahan dan keseruan yang didapat ketika berjalan menuju puncak Gunung Batok, ternyata ada kisah di balik Gunung Bromo, Batok dan gunung sekitar yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Gunung dengan tinggi 2440 mdpl ini memiliki kisah romansa antara Joko Seger dan Roro Anteng. Penamaan gunung ‘Batok’ sendiri memiliki yaitu tempurung kelapa, yang bermula dari kisah cinta antara Roro Anteng dan Joko Seger yang dihalang-halangi oleh raksasa sakti bernama Resi Bima. Penduduk sekitar yang tinggal di kawasan gunung tersebut meyakini, bahwa gunung batok terbentuk dari tempurung kelapa yang ditendang oleh Resi Bima.

          Kisah bermula dari lahirnya bayi perempuan cantik bernama Roro Anteng. Bayi tersebut dinamai Roro Anteng karena disaat lahir Roro sangat tenang dan cantik jelita, sehingga dipercaya sebagai titisan dewi. Kemudian di waktu yang hampir sama, lahir juga bayi laki-laki yang tampan dengann tangis keras yang diberi nama Joko Seger. Keduanya tumbuh dewasa bersama dan saling menaruh rasa sayang. Roro Anteng dan Joko Seger saling berjanji untuk terus bersama dan tidak berpisah hingga kapan pun.

          Masalah muncul di antara mereka ketika seorang perampok sakti dan bengis hadir ke desa, yang kemudian ingin meminang Roro Anteng. Karena tidak mampu melawan perampok tersebut, Roro Anteng mengiyakan maksud perampok tersebut namun dengan satu syarat. Syarat yang harus dipenuhi perampok tersebut adalah membuatkan Roro lautan di atas puncak Gunung Bromo dalam satu malam. Karena sakti, perampok tersebut menyanggupi permintaan Roro. Singkat cerita, ketika perampok sakti mampu menjadi raksasa tersebut hampir menyelesaikan syarat, Roro bergegas menggagalkan usaha perampok dengan menghadirkan fajar palsu, sehingga perampok tersebut gagal. Karena marah usahanya gagal, perampok tersebut melemparkan batok kelapa yang digunakannya mengeruk puncak dengan keras. Batok kelapa tersebut membesar dan menjadi Gunung yang dikenal sebagai Gunung Batok sekarang.