Airport-Tax-atau-Passenger-Service-Charge - Airport Tax atau Passenger Service Charge (PSC) - paket wisataAirport Tax atau Passenger Service Charge On Ticket sangat menguntungkan bagi penumpang pesawat udara karena tidak direpotkan lagi untuk antri pembelian Airport Tax atau PSC. Sebenarnya apa sih Passenger Services Charger tersebut. Berikut ini penulis akan mengulas beberapa hal tentang Passenger Services Charger.

Airport Tax atau Passenger Service Charge (PSC) atau Pelayanan jasa penumpang pesawat udara ( PJP2U ) adalah besaran satuan biaya atas pelayaan penumpang pesawat udara yang dihitung sejak memasuki beranda (Curb) keberangkatan, pintu keberangkatan, sampai dengan pintu kedatangan (arrival gate) dan beranda (Curb) kedatangan penumpang.

Berdasarkan Peraturan No. KP 59 Tahun 2015 tentang Pembayaran Passenger Service Charge (PSC) Disatukan dengan Tiket Penumpang Pesawat Udara, Airport Tax wajib dipungut oleh Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) kepada penumpang dengan disatukan pada tiket. Besaran PSC dicantumkan di dalam tiket penerbangan yang dijual oleh Airlines.

Seluruh maskapai penerbangan domestik dan internasional akan menerapkan PSC on ticket. Dengan ketentuan ini, maka setiap penumpang pesawat udara nantinya tidak lagi harus melakukan pembayaran PSC saat melakukan check in di bandara.

Hal ini akan memberikan kemudahan, mengurangi antrean di loket pembayaran PJP2U, serta akan memberikan waktu lebih bagi penumpang dalam menikmati fasilitas bandara.

Penumpang yang dikenai Airport Tax:

  1. Penumpang pesawat udara yang melakukan penerbangan untuk 1 kali perjalanan dengan menggunakan 1 tiket sesuai dengan bandara tujuan.
  2. Personil operasi pesawat udara dan personil penunjang operasi penerbangan yang melakukan perjalanan untuk positioning dalam melaksanakan tugas.

Penumpang yang tidak dikenai Airport Tax:

  1. Penumpang transit dan transfer dengan 1 tiket penerbangan.
  2. Personil operasi pesawat udara dan personil penunjang operasi penerbangan yang sedang dalam tugas (on duty crew).
  3. Bayi atau Infant atau penumpang anak-anak belum memiliki tiket dengan nomor kursi penerbangan sendiri.
  4. Tamu negara beserta rombongan dalam kunjungan resmi atau kenegaraan di Indonesia dengan menggunakan pesawat khusus.
  5. Penumpang pesawat udara yang mengalami pengalihan keberangkatan penerbangan dari bandara yg tertera di dalam tiket (divert flight).
  6. Penumpang pesawat udara yang mengalami penundaan keberangkatan penerbangan (post-poned).
  7. Sedangkan penumpang pesawat udara yang melakukan penerbangan ke luar negeri dengan melewati rangkaian rute dalam negeri dan melakukan proses kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan (CIQ) di bandara keberangkatan pertama tidak dikenakan PSC pada bandara transit.