Menjelajah Ubud : 10 Tempat Wisata di Bali yang Eksotis dan Menarik

      Comments Off on Menjelajah Ubud : 10 Tempat Wisata di Bali yang Eksotis dan Menarik

%tempat wisata di bali %menikmati serunya liburan dengan paket wisata bali%info Wisata bali – Pulau Bali yang terkenal dengan kultur budaya, pemandangan, dan tempat wisata yang khas,  menjadikan Pulau Dewata ini tujuan utama para wisatawan. Baik wisatawan lokal indonesia maupun wisatawan asing mancanegara.

Karena tempat wisata di bali  sering dikunjungi oleh banyak wisatawan, hal ini turut mempengaruhi perkembangan bisnis wisata yang biasa menyediakan paket wisata  kepada turis asing maupun lokal yang berkunjung ke Bali. Jenis wisata tersebut biasanya dikonsep berupa paket bali tour yang menjelajah ke tempat – tempat tertentu.

Banyaknya layanan hotel murah di bali juga tidak kalah kompetitif. Seolah turut bersaing dengan menjamurnya aneka tempat wisata yang ada di Pulau surga tersebut, masing – masing pihak pengelola hotel tersebut berusaha menarik pengunjung dengan memberikan fasilitas berupa diskon maupun promo tarif murah yang akan memanjakan mereka selama berada di Bali.

Sesuai dengan keindahan dan ekstosime tempat wisata yang ditawarkan oleh pulau Bali, pengujung bakal di manjakan dengan berbagai pilihan destinasi wisata yang memukau mata, sajian kultur budaya yang menentramkan hati, panorama yang eksotis hingga fasilitas penginapan seperti hotel mulai dari yang mahal hingga tarif yang ramah kantong..

Untuk informasi lebih lengkap mengenai tempat wisata di Bali dan sekitarnya, simak ulasan di bawah berikut ini.

1. Ubud

Lokasi Ubud yang dikelilingi oleh areal persawahan dan letaknya di antara jurang-jurang gunung, membuatnya menjadi tempat yang terkenal sebagai lokasi peristirahatan favorit turis – turis, baik lokal maupun mancanegara yang sedang berkunjung ke Pulau Bali.

Ubud terletak di kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Yang unik dari tempat ini adalah kultur budaya para warganya yang tidak lepas kesenian. Tidak heran, Ubud dikenal sebagai salah satu kawasan seni dengan adanya bermacam – macam galeri seni yang ada.

– Daftar Tempat – tempat  wisata di Ubud –

1. Mandala Wisata Wenara Wana

Kawasan wisata yan juga termasuk cagar alam yang dilindungi ini, dikenal sebagai Hutan Monyet Ubud karena wilayahnya sebagian besar dihuni oleh kurang lebih 340 ekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) (32 jantan dewasa, 19 jantan muda, 77 betina dewasa, 122 remaja dan 54 bayi).

Di dalam hutan seluas 27 hektar ini, terdapat sebuah pura yang bernama candi Pura Dalem Agung Padangtegal yang disucikan oleh penduduk setempat. Pura tersebut juga digunakan pada acara sakral seperti upacara kremasi yang umum di masyarakat Bali.

Berlokasi di desa padangtegal, Hutan Monyet ini dikelola anggota dewan desa yang berada di dalam sebuah yayasan yang bernama Yayasan Wenara Wana Padangtegal. Selain bertugas menjaga kelestarian Hutan Monyet Ubud dan kesucian pura di dalamnya, pihak pengelola juga berupaya untuk mempromosikan tempat ini sebagai tujuan wisata.

2. Goa Gajah

Gua gajah merupakan salah satu tempat wisata di bali yang merupakan gua buatan dan difungsikan sebagai tempat peribadatan. Gua gajah yang berlokasi di  di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar, kurang lebih 27 km dari Kota Denpasar.

Keberadaan goa gajah diawali pada tahun 1923 ketika salah seorang pejabat berkebangsaan Belanda yang bernama LC Heyting menemukan arca Ganesha, Trilingga serta arca Hariti. Dua tahun berselang, tepatnya pada tahun 1929, penemuan tersebut ditindaklanjuti oleh Dr.WF.Stuterhiem dan dilanjutkan kembali pada tahun 1950’an oleh dinas purbakala RI yang dipimpin oleh  J.L Krijgman hingga tahun 1954  sampai tahun 1979. Situs Goa Gajah kini menjadi pusat peribadatan keagamaan oleh penganut agama hindu.

3. Museum Blanco Renaissance

Museum seni yang didirikan oleh Don Antonio Blanco, salah seorang pelukis keturunan spanyol – Amerika Serikat. Pelukis yang mulai menetap di Bali pada tahun 1952 itu, terkenal dengan karya – karya lukisannya yang bertema romantik- ekspresif. Gelar Don merupakan gelar kehormatan yang diberikan oleh Raja Spanyol.

Museum yang diberi nama The Blanco Renaissance Museum adalah sebuah museum yang dibangun pada tanggal 28 Desember 1998 dan berlokasi di Ubud. Total museum ini menyimpan 300 lukisan asli karya maestro seni  yang meninggal pada 10 Desember 1999, di Bali.

Museum yang mengambarkan kearifan dan filosofi Ala Bali tersebut, merupakan keinginan dari seorang Antonio Blanco, agar suatu hari nanti memiliki museum sendiri untuk menyimpan seluruh hasil karya seni lukisnya.

4. Museum Seni Agung Rai

Museum seni yang didirikan oleh Agung Rai, seorang seniman lokal yang mendedikasikan seluruh  hidupnya untuk memperkenalkan kebudayaan dan kesenian khas Bali, secara resmi dibuka pada 9 juni 1996 oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro yang saat itu beliau menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Republik Indonesia.

Museum yang sepenuhnya dikelola oleh yayasan ARMA  sejak 13 mei 1996 ini tidak hanya memberikan visualisasi musium pada umumnya. Pengunjung museum juga dapat menikmati koleksi lukisan permanen, pameran seni temporer, penampilan teater seperti tarian, kelas musik dan melukis, toko buku, perpustakaan, hingga seminar.

5. Museum Seni Neka

Museum seni yang berlokasi di di Raya Campuhan, Ubud, Provinsi Bali ini nuseum yang menyimpan ratusan karya seni lukis yang dikumpulkan oleh Suteja Neka sebagai dokumentasi artisitik dari seluruh pelaku seni lukis di Bali.

Museum yang resmi dibuka pada tahun 1982 itu, kini menjadi salah satu pusat pameran kesenian dari insan kreatif di seluruh pulau Bali. Museum ini juga konon menginspirasi banyak kreator – kreator kreatif, utamanya di bidang seni lukis lokal Bali

6. Museum Puri Lukisan

Wisata bali yang terenal dengan kultur budaya dan keseniannya yang khas, banyak dijumpai di setiap lokasi wisata. Termasuk Museum Puri Lukisan yang berlokasi di Jl. Raya Ubud, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia.

Pada tahun 1956, Salah seorang bangsawan Ubud, Tjokorda Gde Agung Sukawati mendirikan museum yang difungsikan untuk menampung dan menampilkan seni tradisional lokal Bali oleh para seniman lokal.

Bangunannya sendiri di rancang seorang pelukis Belanda Rudolf Bonnet, sekaligus menjadi kurator pertama museum ini. Rudolf Bonnet juga sering memasukan koleksi permanen karya pelukis terkenal. Termasuk lukisan hasil karya I Gusti Nyoman Lempad dan ukiran kayu yang terus tumbuh hingga hari ini.

Museum Puri Lukisan juga menyelenggarakn kegiatan berupa pameran seni dan budaya yang berfokus pada hasil karya seniman lokal. Di tempat ini pula, pengunjung bisa mengikuti workshop yang membuka kelas dasar-dasar ukiran kayu, lukisan, membuat persembahan, lukisan Batik, tari Bali atau musik.

7. Pura Gunung Kawi Sebatu

Tempat wisata di Bali ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai destinasi liburan bertema keindahan alam. Pura Gunungkawi Sebatu termasuk salah satu wisata Bali yang menggabungkan unsur alam yang menonjolkan sisi eksotisme alami khas Bali dan nilai – nilai spritual yang tersaji pada corak bangunan pura dari masa lalu.

Kawasan ini sangat cocok sebagai sarana rekerasi dan relaksasi karena suasananya yang nyaman dan menenangkan hati. Bagi Anda yang menyukai wisata dengan suasana alami,  Pura yang berlokasi di  Jl. Raya Biyad, Tegallalang, Desa Sebatu, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia ini, sangat cocok dikunjungi dengan keluarga yang ingin merasakan relaksasi di alam terbuka, berpadu dengan suasana sakral ala bali yang menambah nikmat suasana liburan Anda.

8. Campuhan Ridge Walk

Lokasinya yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk keramaian, membuat jalan sepanjang 9 km bnyak menjadi destinasi favorit para wisatawan. Salah satu tempat wisata di Bali in menyajikan pemandangan spektakuler khas Bali yang berupa hamparan sawah hijau dengan latar belakang panorama gunung Agung yang indah.

Bukit Campuhan yang terletak di Jalan Bangkiang Sidem, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali ini masih terletak satu kawasan dengan Pura Gunung Lebah. Karena lanskap pemandangannya yang terbuka, watu terbaik untuk menjelajah trek ini adala ketika matahari terbit, sehingga panorama keindahan alamnya bisa disaksikan. Bagi penikmat senja, bisa mengunjungi kawasan ini kala sore menjelang.

9. Ayung River Rafting

Memacu Adrenalin dengan melawan derasnya arus sungai Ayung bisa dilakukan di lokasi ini. Sungai Ayung yang termasuk kategori sungai dengan kelas II dan kelas III, arus yang tidak terlalu lair, sangat cocok untuk rafter pemula untuk merasakan arung jeram dengan santai sembari menjelajah arus di sela – sela batu kali sungai Ayung.

Suasana di sekitar lokasi rafting, sangat mendukung untuk ber-arung jeram ria sembari menikmati rindangnya pepohonan, hamparan hijau persawahan khas Bali dan jajaran perbukitan yang sangat menyejukan mata. Selain itu ada beberapa guratan kreatif dari seniman Bali yaitu ukiran rekief Ramayana di tebing Batu, bisa dilihat

Saat rafting di Sungai Ayung, Anda akan disuguhi pemandangan pepohonan hijau yang rindang, hamparan persawahan, dan perbukitan yang asri dipandang mata. Di tengah-tengah perjalanan nantinya, Anda berkesempatan melihat mahakarya seniman Bali berupa ukiran relief Ramayana di tebing batu.

10.Teras Sawah Tegallalang

Hamparan hijau khas pedesaan yang alami menjadi ciri khas setiap tempat wisata di Bali. Salah satu daya tariknya adalah areal persawahan hijau di Bali yang tertata sedemikian rupa, seolah tengah menanti untuk dijelajahi lebih dalam lagi.

Lokasi tersebut terdapat di Teras Sawah Tegallalang, yang merupakan susunan areal persawahan yang sangat tertata apik. Destinasi ini pula yang menjadi spot favorit para fotografer yang tergelitik untuk mengabadikan keindahannya yang terkenal sangat eksotis tersebut.

Katakunci Populer:

  • wisata bali